#CurhatanRasa Ibu Galau


Biasanya kalau ada orang galau dan sibuk bertanya kesana kemari tapi aslinya dia nggak butuh jawaban, kira-kira kalimat apa yang pas buat dia?

"Tanyalah pada rumput yang bergoyang."

Kenapa selalu rumput sih? Kenapa enggak Koepoe Koepoe ajah? Apakah karena rumput lebih pantas diganjar dengan pertanyaan-pertanyaan galau? Well.... kayaknya ini yang nulis juga pantes dicumbu rumput yak.

Sebenarnya aku punya #CurhatanRasa yang sudah lama terpendam. Saat memandangi si bungsu yang lahap banget sarapan, banyak rasa yang tumpang tindih di sanubari seorang ibu macam diriku.


telur dan lada putih koepe koepoe

Apa pasal ada #CurhatanRasa gegara sarapan? Kira-kira kalau dari foto di atas tadi tau nggak sumber galauku?


Iyuuuhh... si kecil maunya hanya sarapan telur ayam kampung rebus yang ditaburi sedikit garam dan lada putih Koepoe Koepoe. Gizinya memang bagus tuh, sesuai anjuran dokter yang melihat riwayat medis anakku. Jagoan kecilku ini memang harus banyak makan yang mengandung protein. Salah satunya ya telur ayam kampung tadi.

Tapi mosok sih dek kamu maunya cuma itu saja? Gak pengin apa jelajah rasa ke menu yang lain?

Emang ibu bisa masak apa?

Jleb jleeebb jleeebb..... Nancep banget deh pertanyaan itu yang terlontar dari mulut Vivi, kakak dari si ganteng yang ada di foto tadi. Ngeceeee alias menghina deh.  Ya walaupun ibunya ga bisa masak tapi mosok segitu teganya ih dikau menghina ibumu dengan telak begitu Nduk?

Merasa tertantang oleh ucapan anak wedok tadi, sekuat tekad aku berusaha memutar akal untuk membuat makanan bergizi yang belum pernah dirasakan oleh anak-anakku sebelumnya. Browsing sana sini dan tanya ke teman-teman yang ahli masak, terlontar lah satu ide di kepalaku. Ahaaaa....


ahaaaa


Jelajah Rasa dan Jelajah Ide


Sadar akan kemampuan memasakku yang jauh di bawah rata-rata, aku tidak begitu tinggi meletakkan ekspektasi atas jenis masakan yang akan kubuktikan kepada anak-anakku. Meskipun lebih banyak membeli lauk untuk mereka, sebenarnya aku bisa memasak yang bergizi juga loh #CurhatanRasa *sambil menatap rumput yang gak bisa goyang

Melalui permenungan dan pertimbangan masak-masak, jatuhlah pilihanku pada lauk yang biasanya digemari anak-anak. Nugget. Yaaaa... anak kecil mana sih yang tidak doyan makanan yang satu ini. Kadang-kadang di lemari es kusediakan juga nugget boleh beli di supermarket. Tapi terlalu mainstream kan ya kalau nugget jenis begitu.

nugget tahu


Nugget tahu... why not

Selain bahan-bahannya mudah didapat, kandungan gizinya sangat baik untuk disajikan bagi anak-anakku. Di sini aku bukannya mau nulis resep Nugget Tahu lho yaaa.... maaf maaf bukan tukang masak soalnya. Bahan dan bumbu pakai kira-kira saja.

Tadinya aku dapet resep yang lumayan njelimet untuk bikin nugget tahu ini. Jadi selain adonan nuggetnya, ada 2 macam adonan tepung untuk pencelup dan pelapis. Pencelup itu campuran aneka tepung plus susu bubuk plus soda kue plus lain-lai
nnya yang bikin pusing tujuh keliling gimana ntar kalau malah bleber masakanku kemana-mana. "Agar adonan nuggetmu aman dan enggak gampang ambrol." Gitu sih saran temanku.

Tapi ketabahan orang kan ada batasnya yak? *apa hubungannyaaaa....

Berhubung ketabahan memasakku sangat rendah plus punya hobi suka cari jalan pintas, akhirnya kupakai juga resep termudah dan sepertinya anti gagal. Sepertinya siiihh.... kalau belum dicoba bakalan tidak tau kan ya itu anti gagal bener apa tidak? :D :D


Mari Memasak Nugget Tahu


vivi melumatkan tahu2


Gara-gara ditantangin si sulung masak, hayuuuk aja deh. Let's cook...yihaaaaa... 

Nah, karena si Kakak yang mengajak 'duel', dia juga yang harus bertanggung jawab atas pelaksanaan memasak nugget tahu itu. Hihihiii... rasain... *ibu durhaka

Untungnya Kakak memang suka bantuin masak, jadi dia tidak tau sebetulnya modus ibunya. Dengan serius dan bersemangat dia ikut melumatkan tahu yang menjadi bahan utama nugget ini.

Bahan-bahannya cukup mudah kok, tinggal beli di tukang sayur ada semua. Tahu, bawang, telur dan wortel. Itu bahan utamanya. Kalau ingin ditambah ingredient lainnya juga bisa, seperti kornet, daging giling, daun bawang, ataupun lainnya sesuai selera. Asalkan jangan yang memiliki massa cukup berat, karena nanti tahunya tak akan kuat menanggung beban. 😉

Adapun untuk pelapisnya, kocok 2 butir telur dan sediakan tepung roti (warna putih) secukupnya. Tepung roti dengan tekstur yang lebih kasar dari tepung roti warna coklat (untuk memasak risol) ini dapat dibeli di mini market terdekat.

Langkah pertama, lumatkan tahunya dulu. Mau pakai apa saja bisa lah. Biar gampang, tahu sebungkus (isi 6 biji) ini setelah kucuci bersih, kuletakkan di dalam mangkok plastik. Cukup haluskan dengan ulegan kayu. Nggak susah dan nggak ribet. Palingan ribet mungutin serpihan tahunya yang muncrat kemana-mana gara-gara Kakak emosi diriweuhin adiknya. 😃


vivi dan faris melumatkan tahu


Adek keukeuh banget ingin mbantuin, sedangkan Kakak juga gak mau ngalah. "Ntar lama dan kacau Bu kalau Adek ikutan," begitu kata Kakak.


faris melumatkan tahu


Daripada ribut berkepanjangan, kuambillah satu mangkok tambahan dan kuletakan sebuah tahu di dalamnya. Cukup diberi sendok dan bilang "tahunya ditekan-tekan ya Dek biar halus kayak punya kakak itu" beres sudah urusan. Nggak jadi perang tahu deeehh....

Iya sih nggak jadi perang, tapi nasib tahunya jadi penuh dera dan siksa. Si tahu terpaksa menjalani jelajah rasa yang penuh cobaan karena malah dibuat mainan oleh Adek. Bukannya halus malah jadi tak karuan tuh bentuknya. 😀 

Ya sudah kutunggu saja jagoanku ini bosan dan capek. Ntar juga bakalan berhenti sendiri.


Nugget Tahu Koepoe Koepoe


campuran wortel dalam nugget tahu


Setelah masa bermain dengan tahu berakhir, barulah episode masak sebenarnya dimulai. Tahu yang sudah dihancurkan tadi dicampur dengan wortel yang telah diiris kotak-kotak halus. 

Tambahkan telur sesuai selera. Di sini aku hanya menambahkan satu butir telur saja agar adonan tak terlalu berbuih nanti saat dikukus.

Uleg tiga siung bawang putih, garam dan gula secukupnya. Bumbu halus ini nantinya akan dicampurkan juga dengan adonan tahu-wortel tadi.


lada putih untuk nugget tahu
tambahkan lada putih Koepoe Koepoe ke dalam adonan tahu

Jangan lupa, tambahkan pula lada putih Koepoe Koepoe ke dalam adonan nugget yang sedang dibuat tadi. Lada putih merk Koepoe Koepoe ini rasa lada / mericanya nendang banget.  Tambahkan saja secukupnya agar adonan tidak terlalu pedas rasanya.

Setelah adonan tercampur rata, kukus selama 20 menit. Apabila sudang matang, diamkan sejenak sampai adonan menjadi dingin dan teksturnya padat. Kalau masih panas kan lembek tuh adonannya. Jangan buru-buru dieksekusi yaaaaa...


proses dibalur tepung roti


Saat adonan sudah dingin (dingin alami, bukan dimasukkan ke lemari es) dan ditekan-tekan sudah tidak mblenyek, itu berarti adonan tahunya sudah siap untuk dipotong-potong sesuai selera. 

Yang gampang ya potong saja memanjang seperti nugget berbentuk stick itu. Setelah dipotong, celupkan ke kocokan telur, lanjutkan ke tepung roti.

Setelah semua potongan nugget terbalut sempurna, masukkan dulu ke lemari es hingga nugget mengeras. Tapi belum sampai nugget keras beneran, anak-anak sudah tidak sabar untuk menikmatinya. Okelah kalau begitu, waktunya menggoreeeeenggg....


vivi dan nugget tahu 01
nugget tahu setengah jadi


vivi menggoreng nugget tahu
uhuuyy... Kakak keren...  pinter nggoreng nugget tahu nih

Untuk acara goreng-menggoreng ini, terpaksa si Adek dijauhkan terlebih dahulu. Bahaya juga soalnya kalau terlalu dekat dengan kompor dan minyak panas. Adek kalau bercanda suka rada brutal, takutnya si Kakak ngebales. Padahal lagi pegang sutil panas kaaaan... Jadi untuk sesi ini Adek cuti dulu yaaaa...

Taraaaa.... inilah Nugget Tahu Koepoe Koepoe karya ibu, Kakak dan Adek...


vivi dan faris menikmati nugget tahu


Nggak pake lama nugget tahu tadi amblas dimakan mereka berdua. Seneeeengg banget deh akhirnya ibu yang gaptek masak ini bisa juga nyenengin anak-anaknya. Kakak dan Adek excited banget karena mereka memang belum pernah makan nugget tahu.

Ibu pinter banget deeehh bisa bikin nugget tahu

Ya iyalaahh... ibuuuuu... makanya jangan menghina dulu. 😀  Asyiknya, malam itu kami semua ngemil nugget tahu sambil membahas ulang keseruan masak bersama tadi.


nugget tahu moist di dalam


Nugget tahu ini unik sekali, meskipun setelah digoreng bagian luarnya kriyuk dan renyah, bagian dalamnya masih tetap lembut. Kesannya jadi kayak perkedel tahu yang dibalut panir gitu.

Persediaan nugget tahu yang semula direncanakan bisa bertahan 2 hari ternyata tidak sesuai perkiraan. Sekali gebrak nugget tahu sudah sebagian besar berpindah ke perut dua anak yang lucu menggemaskan tadi. Hanya tersisa sedikit untuk sarapan esok paginya.



vivi menyantap nugget tahu
Kakak sarapan nasi goreng bakso pake lauk Nugget Tahu

Kriyuuukksss... Alhamdulillah, Kakak masih bisa sarapan nasi goreng bakso dengan lauk nugget tahu. Have a nice time ya Nduk... selamat belajar di sekolah. 😘